Produknya mendunia, Antara Kusuma bidik penjualan 15 Persen di 2018

JawaPos.com – PT Antara Kusuma dengan brand-nya Artco terus menancapkan taringnya di industri alat-alat pertanian dan perkebunan tahun ini baik di pasar lokal maupun ekspor. Kendati Indonesia menjadi salah satu negara yang kena imbas akan krisis global dunia, tidak menyurutkan Artco untuk terus berinovasi dan mengukir prestasi.

Berdiri pada 1989, Artco memproduksi alat bantu angkut perkebunan, pertanian, dan konstruksi. Kereta Sorong menjadi produk unggulan Artco, dengan berbagai varian yakni Kereta Sorong Artco Merah, Artco Banana Green dan Artco Jumbo.

Menggunakan peralatan mesin produksi yang canggih, teknologi yang kuat, meningkatkan inovasi dan rekayasa demi pengembangan konstan kualitas kontrol dan manajemen, kapasitas dan kualitas produk dari Antara Kusuma telah diterima oleh pasar, khususnya di Indonesia dan juga dari 60 negara dan wilayah di dunia.

Direktur PT Antara Kusuma Hermansyah Sudarno, mengatakan, produk ini memiliki pangsa pasar yang sangat baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Di dalam negeri, Kereta sorong Artco telah berhasil dipasarkan ke seluruh propinsi di Indonesia dan telah banyak dipakai sebagai alat bantu angkut untuk pekerjaaan di perkebunan dan pertanian di seluruh provinsi di Indonesia.

“Sedangkan untuk pasar luar negeri sendiri, kereta sorong Artco telah diekspor sejak tahun 2000 ke negara United Arab Emirates, Afrika Selatan, Oman, Malaysia dan Eropa. Saat ini Kereta Sorong yang di ekspor mencapai 20% dari kapasitas total produksi,” ungkap Hermansyah dalam keterangan resminya, Jumat (12/10).

Penjualan Artco hingga semester I-2018 tercatat sesuai target baik di dalam maupun di luar negeri. Antara Kusuma menargetkan pertumbuhan penjualan sekitar 10-15 persen baik untuk pasar dalam dan luar negeri.

Artco saat ini telah memiliki pabrik yang berada di Tanjung Morawa, Sumatra Utara dengan luas mencapai 20.000 meter persegi (m2). Saat ini pabrik berkonsentrasi untuk pembuatan Kereta Sorong dengan kapasitas mencapai 8.000 unit per harinya.

“Kami sendiri akan terus meningkatkan kapasitas produksi di pabrik karena kedepannya kami akan merambah pasar ke negara baru yakni Brazil dan Meksiko,” katanya.

(srs/JPC)